Iklan di Kendaraan Umum ala Caleg

Metode beriklan di kendaraan umum, seperti di angkot, metromini, bus, bajaj dan kendaraan umum lainnya, kini tengah menjadi trend di kalangan calon legislatif, baik di daerah maupun di pemerintah pusat.

Pemilihan umum legislatif Indonesia 2014 yang dilakukan secara langsung, telah membuat para caleg berlomba-lomba untuk berkampanye atau mempromosikan 'foto diri' agar masyarakat dapat ter-brainstorm oleh foto tersebut, tentunya dengan harapan agar pada saat Pemilu 2014 tiba, masyarakat akan memilih caleg tersebut.

Beriklan di Kendaraan Umum Ala Caleg
Foto: pasangiklanangkot.wordpress.com

Apa Alasan Caleg Beriklan di Kendaraan Umum?

Alasan yang paling utama adalah 'low cost' atau biaya iklan yang relatif murah, karena hanya dengan mengeluarkan uang sekitar 100 ribu hingga 500 ribu, para politikus sudah dapat berkampanye di kendaraan umum. 

Alasan lain yang tidak kalah penting adalah target atau sasaran kampanye yang tepat, pengguna kendaraan umum adalah masyarakat kelas menengah ke bawah, para politikus beranggapan bahwa masyarakat strata sosial tersebut merupakan sasaran paling efektif untuk dijadikan target kampanye politik.

Trend beriklan di mobil ternyata telah dilakukan oleh banyak perusahaan Car Panel Advertisement di Eropa dan Amerika, seperti FreeGasHelp, AdSmart Outdoor Advertising, AutoAds, Autowrapped, dan Free Car Media.

Konsep usaha mereka seperti broker iklan atau agen iklan khusus sebagai penyediaan space iklan di body mobil. Para pemilik mobil pribadi yang ingin mendapatkan uang tambahan akan melakukan kerjasama dengan agency iklan tersebut, lalu mobil akan dipasangi iklan sesuai kontrak yang disepakati.

Trend iklan seperti ini rupanya mulai dirilik oleh beberapa Digital Agency di Eropa dan Amerika, karena mereka memiliki tim kreatif atau tim desain yang tentunya mampu mendesain atau memvisualisasikan kebutuhan iklan kedalam gambar dengan lebih baik. (WM)

 

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar